Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 September 2018
Rabu, 05 Oktober 2016
Trek Gowes MTB XC : Jalur Pipa Gas Bekasi (JPG Bekasi)
Jalur Pipa Gas Bekasi (JPG Bekasi) merupakan salah satu trek gowes cross country
(XC) para goweser yang menggunakan sepeda gunung alias MTB. Trek gowes Jalur Pipa Gas Bekasi ini sangat populer di kalangan goweser sekitar
Jabodetabek. Trek ini merupakan salah satu trek relatif datar sehingga cocok buat goweser pemula atau goweser berpengalaman yang mau cari trek alternatif. Yang saya bagikan adalah file KML yang berisi koordinat 4 buah cek point (A, B, C, D) seperti pada gambar. File KML dapat diimpor pada Google Map. Cara untuk mengimpor file KML ke Google Map dapat anda baca di sini. Selain itu saya bagikan juga file KMZ yang dapat dibuka dengan Google Earth. Silahkan unduh file KML Jalur Pipa Gas Bekasi atau unduh file KMZ JPG Bekasi. Happy gowes, keep safety, salam gowes!
Gambar Peta Jalur Pipa Gas Bekasi (klik untuk memperbesar)
Jumat, 29 April 2016
Trek Gowes MTB XC : Jalur Jatiasih
Jalur Jatiasih atau JJ merupakan salah satu trek gowes cross country (XC) para goweser yang menggunakan sepeda gunung alias MTB. Trek gowes Jalur Jatiasih ini sangat populer di kalangan goweser sekitar Jabodetabek. Karena memiliki medan yang lumayan menantang. Sebenarnya banyak artikel mengenai JJ yang dimuat di internet. Di sini saya hanya akan share daftar check point rute Jalur Jatiasih melalui Google Maps dengan view Satelit untuk mempermudah melihat rute. Check point adalah data koordinat lokasi yang dipilih.
Link Google Maps yang menampilkan daftar check point rute Jalur Jatiasih : Peta Jalur Jatiasih (JJ) untuk Gowes
Berikut ini adalah daftar check point rute gowes Jalur Jatiasih dalam format csv (Comma Separated Value) :
Nama Titik, Lintang, Bujur
Check Point 01, -6.334973, 106.959577
Check Point 02, -6.337426, 106.957689
Check Point 03, -6.340006, 106.955264
Check Point 04, -6.345863, 106.954664
Check Point 05, -6.346684, 106.953602
Check Point 06, -6.348145, 106.957496
Check Point 07, -6.344404, 106.961740
Check Point 08, -6.338570, 106.960264
Check Point 09, -6.337776, 106.958761
Check Point 10, -6.334973, 106.959577
Check Point 01 merupakan entry point di dekat perumahan Greenwood Residence. Check Point 10 atau terakhir kembali ke Check Point 01. Entry point bagi yang mengendarai mobil adalah dari Jl. Wibawa Mukti II melalui pintu keluar tol Jatiasih, atau bisa juga melalui Kompleks Vila Nusa Indah - Jl. Raya Bojong Kulur - Jl. Raya Ciangsana, Bekasi.
Semoga bermanfaat, stay healthy... Salam gowes!
Link Google Maps yang menampilkan daftar check point rute Jalur Jatiasih : Peta Jalur Jatiasih (JJ) untuk Gowes
Berikut ini adalah daftar check point rute gowes Jalur Jatiasih dalam format csv (Comma Separated Value) :
Nama Titik, Lintang, Bujur
Check Point 01, -6.334973, 106.959577
Check Point 02, -6.337426, 106.957689
Check Point 03, -6.340006, 106.955264
Check Point 04, -6.345863, 106.954664
Check Point 05, -6.346684, 106.953602
Check Point 06, -6.348145, 106.957496
Check Point 07, -6.344404, 106.961740
Check Point 08, -6.338570, 106.960264
Check Point 09, -6.337776, 106.958761
Check Point 10, -6.334973, 106.959577
Check Point 01 merupakan entry point di dekat perumahan Greenwood Residence. Check Point 10 atau terakhir kembali ke Check Point 01. Entry point bagi yang mengendarai mobil adalah dari Jl. Wibawa Mukti II melalui pintu keluar tol Jatiasih, atau bisa juga melalui Kompleks Vila Nusa Indah - Jl. Raya Bojong Kulur - Jl. Raya Ciangsana, Bekasi.
Semoga bermanfaat, stay healthy... Salam gowes!
Jumat, 22 April 2016
Olah Raga Jalan Kaki, Lari dan Bersepeda Menggunakan Runkeeper
Kalau dipikir-pikir sih sebenarnya saya nggak begitu suka olah raga outdoor alias di luar rumah. Tapi kok ya melakukannya ya? Padahal saya termasuk kategori orang rumahan alias jarang ke luar rumah. Hmm, mungkin karena hobby nglayap kali ya jadi cocok kalau olah raga outdoor. Atau mungkin karena hobby ngutak atik gadget jadi penguat untuk melakukan olah raga. Atau mungkin juga kurang kerjaan. :D Sebenarnya olah raga lagi karena belahan jiwa *cieee* menderita sakit
yang mengharuskannya berolah raga untuk mencegah sakit lebih parah.
Sejak mulai kembali berolah raga, dan kebetulan punya ponsel atawa telepon genggan alias hand phone aka HP, saya cari-cari program komputer aplikasi untuk mencatat aktivitas olah raga di Google Play. Akhirnya pilihan jatuh ke Runkeeper. Pertimbangannya, mmm... *rada lupa* kalau nggak salah, simple, ringan (nggak banyak makan memori ponsel dan prosesornya), bisa untuk mencatat aktivitas jalan kaki, menggunakan GPS satelit dan nilai review dari para penggunanya termasuk tinggi. Sebenarnya ada aplikasi-aplikasi lain yang populer. Tapi ya namanya sudah milih ya sudah itu aja :)Oh iya sebenarnya ada sedikit yang agak kurang suka di aplikasi ini yaitu kudu online berarti kudu punya pulsa. Update : Runkeeper ternyata masih dapat digunakan secara offline (tidak perlu koneksi internet). Selama ponselnya memiliki GPS offline, data akan tetap terimpan di dalam ponsel, dan setelah terhubung lagi ke internet, secara otomatis akan melakukan sinkronisasi.
Runkeeper ini termasuk kategori aplikasi GPS tracker. Aplikasi GPS tracker adalah aplikasi yang mencatat dan menyimpan koordinat-koordinat posisi kita saat kita jalan, lari, maupun bersepeda. Dari data koordinat tersebut, Runkeeper menghitung, jarak tempuh, waktu tempuh, kecepatan, dan kalori terbakar. Jika kita menggunakan yang versi berbayar, kita dapat menggunakan fitur planning atau perencaan olah raga, baik itu perencanaan untuk sehat atau fit, penurunan berat badan, maupun kompetisi. Buat saya data yang utama adalah berapa jauh saya jalan / lari / bersepeda, lalu saya bandingkan dengan kondisi tubuh setelah berolah raga, tujuannya adalah jangan sampai tubuh yang sudah uzur ini, diforsir atau over training.
Jika kita selesai menginstall Runkeeper maka kita akan diminta membuat akun. Pembuatan akun membutuhkan alamat e-mail. Selain itu pembuatan akun dapat juga melalui media sosial seperti Facebook, dll. jika kita sudah punya salah satu akun media sosial tersebut. Lalu kita akan disajikan ucapan selamat datang dsb. Setelah melalui itu, baru kita dapat menggunakan aplikasi Runkeeper. Berikut tampilan saat memulai aktivitas.
Setelah menyentuh tombol hijau di bagian paling bawah layar, maka tampilan akan berubah seperti berikut ini.
Salah satu fitur yang saya sukai dari Runkeeper adalah ada notifikasi atau pemberitahuan berupa suara atau audio. Pemberitahuannya adalah jarak tempuh, waktu tempuh, dan kecepatan dalam interval tertentu (kalau tidak salah setiap 5 menit sekali). Grafik batang pada tampilan saat beraktivitas adalah kecepatan. Saat kita berhenti sejenak, kita bisa menekan tombol Pause dan melanjutkannya lagi nanti. Jika olah raga sudah selesai, kita tinggal tekan tombol Stop. Setelah itu kita bisa Save atau simpan. Sebaiknya disimpan untuk statistik kegiatan kita.
Sebenarnya fitur di Runkeeper lumayan banyak, seperti bisa mendengarkan musik sambil berolah raga, sharing ke teman-teman, dsb. namun saya tidak pernah mencoba menggunakannya. Fitur yang sudah pasti saya gunakan adalah, Kita dapat mengakses data olah raga kita melalui situs web resmi Runkeeper, yaitu www.runkeeper.com. Di situs tersebut kita disajikan dengan data dan statistik semua kegiatan yang kita simpan. Ingat, data yang disimpan. Berikut tampilan-tampilannya.
Semoga bermanfaat, salam gowes!
Sejak mulai kembali berolah raga, dan kebetulan punya ponsel atawa telepon genggan alias hand phone aka HP, saya cari-cari program komputer aplikasi untuk mencatat aktivitas olah raga di Google Play. Akhirnya pilihan jatuh ke Runkeeper. Pertimbangannya, mmm... *rada lupa* kalau nggak salah, simple, ringan (nggak banyak makan memori ponsel dan prosesornya), bisa untuk mencatat aktivitas jalan kaki, menggunakan GPS satelit dan nilai review dari para penggunanya termasuk tinggi. Sebenarnya ada aplikasi-aplikasi lain yang populer. Tapi ya namanya sudah milih ya sudah itu aja :)
Runkeeper ini termasuk kategori aplikasi GPS tracker. Aplikasi GPS tracker adalah aplikasi yang mencatat dan menyimpan koordinat-koordinat posisi kita saat kita jalan, lari, maupun bersepeda. Dari data koordinat tersebut, Runkeeper menghitung, jarak tempuh, waktu tempuh, kecepatan, dan kalori terbakar. Jika kita menggunakan yang versi berbayar, kita dapat menggunakan fitur planning atau perencaan olah raga, baik itu perencanaan untuk sehat atau fit, penurunan berat badan, maupun kompetisi. Buat saya data yang utama adalah berapa jauh saya jalan / lari / bersepeda, lalu saya bandingkan dengan kondisi tubuh setelah berolah raga, tujuannya adalah jangan sampai tubuh yang sudah uzur ini, diforsir atau over training.
Jika kita selesai menginstall Runkeeper maka kita akan diminta membuat akun. Pembuatan akun membutuhkan alamat e-mail. Selain itu pembuatan akun dapat juga melalui media sosial seperti Facebook, dll. jika kita sudah punya salah satu akun media sosial tersebut. Lalu kita akan disajikan ucapan selamat datang dsb. Setelah melalui itu, baru kita dapat menggunakan aplikasi Runkeeper. Berikut tampilan saat memulai aktivitas.
Tampilan saat akan mulai aktivitas
Setelah menyentuh tombol hijau di bagian paling bawah layar, maka tampilan akan berubah seperti berikut ini.
Tampilan saat beraktivitas
Salah satu fitur yang saya sukai dari Runkeeper adalah ada notifikasi atau pemberitahuan berupa suara atau audio. Pemberitahuannya adalah jarak tempuh, waktu tempuh, dan kecepatan dalam interval tertentu (kalau tidak salah setiap 5 menit sekali). Grafik batang pada tampilan saat beraktivitas adalah kecepatan. Saat kita berhenti sejenak, kita bisa menekan tombol Pause dan melanjutkannya lagi nanti. Jika olah raga sudah selesai, kita tinggal tekan tombol Stop. Setelah itu kita bisa Save atau simpan. Sebaiknya disimpan untuk statistik kegiatan kita.
Sebenarnya fitur di Runkeeper lumayan banyak, seperti bisa mendengarkan musik sambil berolah raga, sharing ke teman-teman, dsb. namun saya tidak pernah mencoba menggunakannya. Fitur yang sudah pasti saya gunakan adalah, Kita dapat mengakses data olah raga kita melalui situs web resmi Runkeeper, yaitu www.runkeeper.com. Di situs tersebut kita disajikan dengan data dan statistik semua kegiatan yang kita simpan. Ingat, data yang disimpan. Berikut tampilan-tampilannya.
Tampilan Feed pada Situs
Tampilan Me pada Situs
Semoga bermanfaat, salam gowes!
Olah Raga Jalan Kaki, Lari dan Bersepeda Menggunakan Runkeeper
Kalau dipikir-pikir sih sebenarnya saya nggak begitu suka olah raga outdoor alias di luar rumah. Tapi kok ya melakukannya ya? Padahal saya termasuk kategori orang rumahan alias jarang ke luar rumah. Hmm, mungkin karena hobby nglayap kali ya jadi cocok kalau olah raga outdoor. Atau mungkin karena hobby ngutak atik gadget jadi penguat untuk melakukan olah raga. Atau mungkin juga kurang kerjaan. :D Sebenarnya olah raga lagi karena belahan jiwa *cieee* menderita sakit
yang mengharuskannya berolah raga untuk mencegah sakit lebih parah.
Sejak mulai kembali berolah raga, dan kebetulan punya ponsel atawa telepon genggan alias hand phone aka HP, saya cari-cari program komputer aplikasi untuk mencatat aktivitas olah raga di Google Play. Akhirnya pilihan jatuh ke Runkeeper. Pertimbangannya, mmm... *rada lupa* kalau nggak salah, simple, ringan (nggak banyak makan memori ponsel dan prosesornya), bisa untuk mencatat aktivitas jalan kaki, menggunakan GPS satelit dan nilai review dari para penggunanya termasuk tinggi. Sebenarnya ada aplikasi-aplikasi lain yang populer. Tapi ya namanya sudah milih ya sudah itu aja :)Oh iya sebenarnya ada sedikit yang agak kurang suka di aplikasi ini yaitu kudu online berarti kudu punya pulsa. Update : Runkeeper ternyata masih dapat digunakan secara offline (tidak perlu koneksi internet). Selama ponselnya memiliki GPS offline, data akan tetap terimpan di dalam ponsel, dan setelah terhubung lagi ke internet, secara otomatis akan melakukan sinkronisasi.
Runkeeper ini termasuk kategori aplikasi GPS tracker. Aplikasi GPS tracker adalah aplikasi yang mencatat dan menyimpan koordinat-koordinat posisi kita saat kita jalan, lari, maupun bersepeda. Dari data koordinat tersebut, Runkeeper menghitung, jarak tempuh, waktu tempuh, kecepatan, dan kalori terbakar. Jika kita menggunakan yang versi berbayar, kita dapat menggunakan fitur planning atau perencaan olah raga, baik itu perencanaan untuk sehat atau fit, penurunan berat badan, maupun kompetisi. Buat saya data yang utama adalah berapa jauh saya jalan / lari / bersepeda, lalu saya bandingkan dengan kondisi tubuh setelah berolah raga, tujuannya adalah jangan sampai tubuh yang sudah uzur ini, diforsir atau over training.
Jika kita selesai menginstall Runkeeper maka kita akan diminta membuat akun. Pembuatan akun membutuhkan alamat e-mail. Selain itu pembuatan akun dapat juga melalui media sosial seperti Facebook, dll. jika kita sudah punya salah satu akun media sosial tersebut. Lalu kita akan disajikan ucapan selamat datang dsb. Setelah melalui itu, baru kita dapat menggunakan aplikasi Runkeeper. Berikut tampilan saat memulai aktivitas.
Setelah menyentuh tombol hijau di bagian paling bawah layar, maka tampilan akan berubah seperti berikut ini.
Salah satu fitur yang saya sukai dari Runkeeper adalah ada notifikasi atau pemberitahuan berupa suara atau audio. Pemberitahuannya adalah jarak tempuh, waktu tempuh, dan kecepatan dalam interval tertentu (kalau tidak salah setiap 5 menit sekali). Grafik batang pada tampilan saat beraktivitas adalah kecepatan. Saat kita berhenti sejenak, kita bisa menekan tombol Pause dan melanjutkannya lagi nanti. Jika olah raga sudah selesai, kita tinggal tekan tombol Stop. Setelah itu kita bisa Save atau simpan. Sebaiknya disimpan untuk statistik kegiatan kita.
Sebenarnya fitur di Runkeeper lumayan banyak, seperti bisa mendengarkan musik sambil berolah raga, sharing ke teman-teman, dsb. namun saya tidak pernah mencoba menggunakannya. Fitur yang sudah pasti saya gunakan adalah, Kita dapat mengakses data olah raga kita melalui situs web resmi Runkeeper, yaitu www.runkeeper.com. Di situs tersebut kita disajikan dengan data dan statistik semua kegiatan yang kita simpan. Ingat, data yang disimpan. Berikut tampilan-tampilannya.
Semoga bermanfaat, salam gowes!
Sejak mulai kembali berolah raga, dan kebetulan punya ponsel atawa telepon genggan alias hand phone aka HP, saya cari-cari program komputer aplikasi untuk mencatat aktivitas olah raga di Google Play. Akhirnya pilihan jatuh ke Runkeeper. Pertimbangannya, mmm... *rada lupa* kalau nggak salah, simple, ringan (nggak banyak makan memori ponsel dan prosesornya), bisa untuk mencatat aktivitas jalan kaki, menggunakan GPS satelit dan nilai review dari para penggunanya termasuk tinggi. Sebenarnya ada aplikasi-aplikasi lain yang populer. Tapi ya namanya sudah milih ya sudah itu aja :)
Runkeeper ini termasuk kategori aplikasi GPS tracker. Aplikasi GPS tracker adalah aplikasi yang mencatat dan menyimpan koordinat-koordinat posisi kita saat kita jalan, lari, maupun bersepeda. Dari data koordinat tersebut, Runkeeper menghitung, jarak tempuh, waktu tempuh, kecepatan, dan kalori terbakar. Jika kita menggunakan yang versi berbayar, kita dapat menggunakan fitur planning atau perencaan olah raga, baik itu perencanaan untuk sehat atau fit, penurunan berat badan, maupun kompetisi. Buat saya data yang utama adalah berapa jauh saya jalan / lari / bersepeda, lalu saya bandingkan dengan kondisi tubuh setelah berolah raga, tujuannya adalah jangan sampai tubuh yang sudah uzur ini, diforsir atau over training.
Jika kita selesai menginstall Runkeeper maka kita akan diminta membuat akun. Pembuatan akun membutuhkan alamat e-mail. Selain itu pembuatan akun dapat juga melalui media sosial seperti Facebook, dll. jika kita sudah punya salah satu akun media sosial tersebut. Lalu kita akan disajikan ucapan selamat datang dsb. Setelah melalui itu, baru kita dapat menggunakan aplikasi Runkeeper. Berikut tampilan saat memulai aktivitas.
Tampilan saat akan mulai aktivitas
Setelah menyentuh tombol hijau di bagian paling bawah layar, maka tampilan akan berubah seperti berikut ini.
Tampilan saat beraktivitas
Salah satu fitur yang saya sukai dari Runkeeper adalah ada notifikasi atau pemberitahuan berupa suara atau audio. Pemberitahuannya adalah jarak tempuh, waktu tempuh, dan kecepatan dalam interval tertentu (kalau tidak salah setiap 5 menit sekali). Grafik batang pada tampilan saat beraktivitas adalah kecepatan. Saat kita berhenti sejenak, kita bisa menekan tombol Pause dan melanjutkannya lagi nanti. Jika olah raga sudah selesai, kita tinggal tekan tombol Stop. Setelah itu kita bisa Save atau simpan. Sebaiknya disimpan untuk statistik kegiatan kita.
Sebenarnya fitur di Runkeeper lumayan banyak, seperti bisa mendengarkan musik sambil berolah raga, sharing ke teman-teman, dsb. namun saya tidak pernah mencoba menggunakannya. Fitur yang sudah pasti saya gunakan adalah, Kita dapat mengakses data olah raga kita melalui situs web resmi Runkeeper, yaitu www.runkeeper.com. Di situs tersebut kita disajikan dengan data dan statistik semua kegiatan yang kita simpan. Ingat, data yang disimpan. Berikut tampilan-tampilannya.
Tampilan Feed pada Situs
Tampilan Me pada Situs
Semoga bermanfaat, salam gowes!
Olah Raga Jalan Kaki, Lari dan Bersepeda Menggunakan Runkeeper
Kalau dipikir-pikir sih sebenarnya saya nggak begitu suka olah raga outdoor alias di luar rumah. Tapi kok ya melakukannya ya? Padahal saya termasuk kategori orang rumahan alias jarang ke luar rumah. Hmm, mungkin karena hobby nglayap kali ya jadi cocok kalau olah raga outdoor. Atau mungkin karena hobby ngutak atik gadget jadi penguat untuk melakukan olah raga. Atau mungkin juga kurang kerjaan. :D Sebenarnya olah raga lagi karena belahan jiwa *cieee* menderita sakit
yang mengharuskannya berolah raga untuk mencegah sakit lebih parah.
Sejak mulai kembali berolah raga, dan kebetulan punya ponsel atawa telepon genggan alias hand phone aka HP, saya cari-cari program komputer aplikasi untuk mencatat aktivitas olah raga di Google Play. Akhirnya pilihan jatuh ke Runkeeper. Pertimbangannya, mmm... *rada lupa* kalau nggak salah, simple, ringan (nggak banyak makan memori ponsel dan prosesornya), bisa untuk mencatat aktivitas jalan kaki, menggunakan GPS satelit dan nilai review dari para penggunanya termasuk tinggi. Sebenarnya ada aplikasi-aplikasi lain yang populer. Tapi ya namanya sudah milih ya sudah itu aja :)Oh iya sebenarnya ada sedikit yang agak kurang suka di aplikasi ini yaitu kudu online berarti kudu punya pulsa. Update : Runkeeper ternyata masih dapat digunakan secara offline (tidak perlu koneksi internet). Selama ponselnya memiliki GPS offline, data akan tetap terimpan di dalam ponsel, dan setelah terhubung lagi ke internet, secara otomatis akan melakukan sinkronisasi.
Runkeeper ini termasuk kategori aplikasi GPS tracker. Aplikasi GPS tracker adalah aplikasi yang mencatat dan menyimpan koordinat-koordinat posisi kita saat kita jalan, lari, maupun bersepeda. Dari data koordinat tersebut, Runkeeper menghitung, jarak tempuh, waktu tempuh, kecepatan, dan kalori terbakar. Jika kita menggunakan yang versi berbayar, kita dapat menggunakan fitur planning atau perencaan olah raga, baik itu perencanaan untuk sehat atau fit, penurunan berat badan, maupun kompetisi. Buat saya data yang utama adalah berapa jauh saya jalan / lari / bersepeda, lalu saya bandingkan dengan kondisi tubuh setelah berolah raga, tujuannya adalah jangan sampai tubuh yang sudah uzur ini, diforsir atau over training.
Jika kita selesai menginstall Runkeeper maka kita akan diminta membuat akun. Pembuatan akun membutuhkan alamat e-mail. Selain itu pembuatan akun dapat juga melalui media sosial seperti Facebook, dll. jika kita sudah punya salah satu akun media sosial tersebut. Lalu kita akan disajikan ucapan selamat datang dsb. Setelah melalui itu, baru kita dapat menggunakan aplikasi Runkeeper. Berikut tampilan saat memulai aktivitas.
Setelah menyentuh tombol hijau di bagian paling bawah layar, maka tampilan akan berubah seperti berikut ini.
Salah satu fitur yang saya sukai dari Runkeeper adalah ada notifikasi atau pemberitahuan berupa suara atau audio. Pemberitahuannya adalah jarak tempuh, waktu tempuh, dan kecepatan dalam interval tertentu (kalau tidak salah setiap 5 menit sekali). Grafik batang pada tampilan saat beraktivitas adalah kecepatan. Saat kita berhenti sejenak, kita bisa menekan tombol Pause dan melanjutkannya lagi nanti. Jika olah raga sudah selesai, kita tinggal tekan tombol Stop. Setelah itu kita bisa Save atau simpan. Sebaiknya disimpan untuk statistik kegiatan kita.
Sebenarnya fitur di Runkeeper lumayan banyak, seperti bisa mendengarkan musik sambil berolah raga, sharing ke teman-teman, dsb. namun saya tidak pernah mencoba menggunakannya. Fitur yang sudah pasti saya gunakan adalah, Kita dapat mengakses data olah raga kita melalui situs web resmi Runkeeper, yaitu www.runkeeper.com. Di situs tersebut kita disajikan dengan data dan statistik semua kegiatan yang kita simpan. Ingat, data yang disimpan. Berikut tampilan-tampilannya.
Semoga bermanfaat, salam gowes!
Sejak mulai kembali berolah raga, dan kebetulan punya ponsel atawa telepon genggan alias hand phone aka HP, saya cari-cari program komputer aplikasi untuk mencatat aktivitas olah raga di Google Play. Akhirnya pilihan jatuh ke Runkeeper. Pertimbangannya, mmm... *rada lupa* kalau nggak salah, simple, ringan (nggak banyak makan memori ponsel dan prosesornya), bisa untuk mencatat aktivitas jalan kaki, menggunakan GPS satelit dan nilai review dari para penggunanya termasuk tinggi. Sebenarnya ada aplikasi-aplikasi lain yang populer. Tapi ya namanya sudah milih ya sudah itu aja :)
Runkeeper ini termasuk kategori aplikasi GPS tracker. Aplikasi GPS tracker adalah aplikasi yang mencatat dan menyimpan koordinat-koordinat posisi kita saat kita jalan, lari, maupun bersepeda. Dari data koordinat tersebut, Runkeeper menghitung, jarak tempuh, waktu tempuh, kecepatan, dan kalori terbakar. Jika kita menggunakan yang versi berbayar, kita dapat menggunakan fitur planning atau perencaan olah raga, baik itu perencanaan untuk sehat atau fit, penurunan berat badan, maupun kompetisi. Buat saya data yang utama adalah berapa jauh saya jalan / lari / bersepeda, lalu saya bandingkan dengan kondisi tubuh setelah berolah raga, tujuannya adalah jangan sampai tubuh yang sudah uzur ini, diforsir atau over training.
Jika kita selesai menginstall Runkeeper maka kita akan diminta membuat akun. Pembuatan akun membutuhkan alamat e-mail. Selain itu pembuatan akun dapat juga melalui media sosial seperti Facebook, dll. jika kita sudah punya salah satu akun media sosial tersebut. Lalu kita akan disajikan ucapan selamat datang dsb. Setelah melalui itu, baru kita dapat menggunakan aplikasi Runkeeper. Berikut tampilan saat memulai aktivitas.
Tampilan saat akan mulai aktivitas
Setelah menyentuh tombol hijau di bagian paling bawah layar, maka tampilan akan berubah seperti berikut ini.
Tampilan saat beraktivitas
Salah satu fitur yang saya sukai dari Runkeeper adalah ada notifikasi atau pemberitahuan berupa suara atau audio. Pemberitahuannya adalah jarak tempuh, waktu tempuh, dan kecepatan dalam interval tertentu (kalau tidak salah setiap 5 menit sekali). Grafik batang pada tampilan saat beraktivitas adalah kecepatan. Saat kita berhenti sejenak, kita bisa menekan tombol Pause dan melanjutkannya lagi nanti. Jika olah raga sudah selesai, kita tinggal tekan tombol Stop. Setelah itu kita bisa Save atau simpan. Sebaiknya disimpan untuk statistik kegiatan kita.
Sebenarnya fitur di Runkeeper lumayan banyak, seperti bisa mendengarkan musik sambil berolah raga, sharing ke teman-teman, dsb. namun saya tidak pernah mencoba menggunakannya. Fitur yang sudah pasti saya gunakan adalah, Kita dapat mengakses data olah raga kita melalui situs web resmi Runkeeper, yaitu www.runkeeper.com. Di situs tersebut kita disajikan dengan data dan statistik semua kegiatan yang kita simpan. Ingat, data yang disimpan. Berikut tampilan-tampilannya.
Tampilan Feed pada Situs
Tampilan Me pada Situs
Semoga bermanfaat, salam gowes!
Langganan:
Komentar (Atom)





